Yoshi Sudarso, Power Rangers Pertama dari Indonesia





WASHINGTON DC — Serial televisi Power Rangers yang bercerita tentang lima pahlawan super yang bersatu untuk memerangi kejahatan tentunya sudah tidak asing lagi. Namun, siapa yang menyangka jika di balik topeng dan seragam Power Rangers berwarna biru ada sosok pria kelahiran Indonesia, Yoshi Sudarso.
Sejak kecil Yoshi memang gemar menonton serial televisi Power Rangers. Ia bahkan mempelajari berbagai gerakan-gerakan dari kelima pahlawan super tersebut. Namun, tidak pernah terpikir olehnya jika kelak seragam dan topeng berwarna biru tersebut akan dikenakannya.
“Ini adalah sesuatu yang saya impi-impikan sejak kecil,” kenang pria berusia 25 tahun ini. “Rasanya sangat senang bisa mengenakan seragam tersebut untuk pertama kalinya. Seragam ini milik saya,” lanjutnya dengan bangga.
Pada awalnya Yoshi sama sekali tidak tertarik untuk menjadi seorang aktor. “Saya dulu berencana untuk mengajar matematika di SMA,” ujar pria yang pernah menekuni bidang matematika saat masih kuliah dulu.
Di sela-sela kesibukannya saat kuliah dulu, Yoshi gemar mencari uang tambahan dengan bekerja di tempat casting.
“Saya senang berada di lokasi syuting dan melihat para pemain pemeran pengganti beraksi,” cerita pria yang hijrah ke Amerika ketika berumur 9 tahun ini. “Mereka sangat baik hati dan banyak memberikan saya pelajaran,” lanjutnya.
Dari situ Yoshi mulai tertarik untuk menjadi seorang pemain pemeran pengganti.
“Setelah lulus kuliah saya bekerja di Universal Studios sebagai pemain pemeran pengganti. Lalu saya pindah ke Hollywood dan bekerja sebagai pemain pemeran pengganti untuk sebuah pertunjukan,” kenang Yoshi
Berbekal ilmu bela diri yang ia pelajari melalui Internet dan juga serial televisi Power Rangers, serta film-film yang diperankan oleh Jackie Chan, Yoshi kemudian mengikuti audisi untuk serial televisi Power Rangers Super Megaforce pada 2012.
“Teman saya bilang ada panggilan casting untuk film Power Rangers. Oya? Bagaimana caranya bisa ikut? Saya lalu berusaha menjadi detektif untuk mencari tahu,” canda Yoshi yang pada waktu itu belum memiliki agen.
Akhirnya Yoshi mengikuti audisi bersama adiknya, Peter Adrian.
“Mereka suka sama adik saya. Saya bukan orang yang tepat untuk peran yang dicari dalam film Power Rangers Super Megaforce,” ujar pria yang kini tinggal di Los Angeles, California ini.
Sejak mengikuti panggilan casting tersebut, Peter menjadi akrab dengan para krunya. Ketika ada panggilan casting untuk serial televisi Power Rangers yang berikutnya yaitu Power Rangers Dino Charge, Peter pun dihubungi oleh kru casting.
“Peter mengajak saya untuk audisi. Saat itu saya sudah memutuskan untuk menjadi pemain pemeran pengganti. Tapi Peter menginginkan saya berada di sana untuk mendukungnya, dengan harapan kami jadi punya kesempatan lebih untuk bisa mendapatkan peran,” ujar pria yang masih suka menikmati masakan Indonesia seperti nasi goreng dan lumpia ini.
Sayangnya Yoshi gagal di tahap ketiga casting.
“Prosesnya sangat lama. Saya lalu pergi ke luar kota. Ketika kembali, ternyata Peter berusaha menghubungi saya. Dia bilang mereka ingin saya kembali untuk audisi di tahap akhir,” kata Yoshi.
Akhirnya Yoshi kembali melakukan audisi. Kali ini ia audisi untuk peran Power Ranger biru, setelah sebelumnya ia di audisi untuk Ranger yang lain.
“Saya melihat mereka tersenyum dan suka dengan apa yang saya lakukan,” ujar Yoshi, menambahkan bahwa untuk audisi kali ini, ia berlatih dengan Peter hingga lima jam di malam sebelumnya.
Setelah satu bulan, akhirnya Yoshi mendapat keputusan bahwa ia telah terpilih untuk memerankan karakter impiannya, yaitu Power Ranger biru.
“Itu benar-benar kabar yang sungguh menyenangkan untuk saya,” ujar Yoshi.
Rencananya serial televisi Power Rangers Dino Charge ini akan ditayangkan pada 2015, yang merupakan musim tayang yang ke-22.

40% Pengguna Komputer Masih Menggunakan Java dan Flash Lama yang Berbahaya


java dan flash merupakan beberapa komponen yang seringkali membawa celah keamanan di komputer. tidak heran jika baik oracle maupun adobe rajin mengupdate java dan flash. namun sayangnya tidak semua pengguna komputer rajin melakukan update, bahkan banyak diantara mereka yang masih menggunakan java dan flash versi lama!

menurut facts penelitian yang dilakukan oleh websense, forty% request java ternyata berasal dari java 6 general version. padahal versi ini sudah digantikan dengan versi 7 sejak 2 tahun yang lalu, bahkan supportnya sudah dihentikan sejak april 2013 lalu.

menggunakan java versi lama dan tidak melakukan update secara rutin bisa beresiko terhadap adanya eksploit. java merupakan salah satu gerbang bagi hacker untuk melakukan eksploit terhadap komputer.

tidak jauh berbeda dengan java, 40% pengguna komputer juga tidak menggunakan flash versi terbaru. bahkan 1% diantaranya masih menggunakan flash yang dirilis lebih dari 2 tahun lalu. padahal flash juga merupakan salah satu gerbang serangan utama.

baik java maupun flash bisa didownload dan diupdate secara gratis. so..kenapa tidak melakukan update? replace aja yuk..! ;)

Hari Ini Ulang Tahun Google yang Ke-17 lho !






KOMPAS.com — Raksasa teknologi Google berulang tahun ke-17 pada hari Minggu (27/9/2015) ini. Google merayakannya dengan doodle khusus yang dipajang di halaman utamanya, google.com. Bila diklik, halaman pencarian akan menampilkan hasil pencarian "Kapan ulang tahun Google?".

Doodle tersebut terdiri atas monitor komputer jadul dengan tampilan halaman HTML awal Google plus logo lama, dua balon, kotak drawer dengan set yang menyerupai Lego di atasnya, lampu lava, dan kabel yang melilit seolah membentuk huruf "e."

Topi kerucut ulang tahun berwarna biru di atas monitor CRT dan boneka penguin kecil di sampingnya mempermanis doodle ulang tahun tersebut.

Perayaan ulang tahun Google dengan doodle istimewa memang bukan kali ini saja ditampilkan. Pada tahun-tahun sebelumnya, Google juga melakukan hal yang sama.

Koleksi doodle dalam rangka memperingati hari jadi perusahaan bisa dilihat melalui tautan berikut ini.

Google didirikan oleh dua sahabat, yakni Larry Page dan Sergey Brin. Keduanya membangun Google saat masih kuliah di Stanford University.

Alamat Google.com terdaftar sejak 15 September 1997. Menurut halaman Wikipedia, Google resmi menjadi perusahaan pada 4 September 1998.

Selain dua orang di atas, nama lain yang turut membawa Google menjadi perusahaan teknologi besar adalah Eric Schmidt. Dia disebut-sebut sebagai pebisnis andal.

Enam tahun berstatus sebagai perusahaan privat, Google memilih untuk menjadi perusahaan publik dengan melakukan penjualan saham kepada publik pada 19 Agustus 2004 di bursa saham Nasdaq, New York, AS.